“Tulisan ini adalah Halaqah ke 300. Di luar yang 309 dan 122. Mulai besok kita akan ambil nafas panjang dulu sebelum memasuki yang 9 satu persatu. Apakah Allah memperjalankan kita. Dengan ratusan Halaqah itu. Dengan berjuta kemesraan di ribuan titik-titik itu. Untuk merenangi Ma’lamah saja, atau mengarungi Ma’rafah , kemudian membukakan pintu untuk menghamparkan Ma`dabah : kita belum akan tahu. 2018-2019 mungkin lebih medebarkan dibanding yang kita duga, meskipun kita tidak pernah bermaksud berada di dalamnya”. Markesot bilang kita semua ini “salah terkam”. Tapi jangan terlalu percaya. Jangan berpikir lurus, linier, flat dan lugu. Kandungan maksudnya pasti tidak di dua kata itu. Perlu pola pikir lipatan dengan tikungan-tikungannya. Supaya besok kita tidak terlalu terkejut. “Ibarat harimau”, pesan Markesot kepada sahabat-sahabat dan anak cucunya, “kita ini salah terkam. Umpama Garuda, kita salah sambar. Sebagai ikan, kita salah kolam. Bak angin, kita salah bada...
Blog ini Insya Allah dapat digunakan sebagai media untuk gudang dokumentasi Padhang mBulan Net milist (padhang-mbulan@yahoogroups.com) juga newsletter Kenduri Cinta (kenduricinta@yahoogroups.com) Terima kasih utk teman2 PmBNet yg telah selama ini posting utk Padhang mBulan Net, juga media2 online yang telah membantu kami untuk mengkoleksi tulisan2 Cak Nun. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.