Skip to main content

SILATURAHMI EMHA DENGAN PARA WNI KETURUNAN

Seri PadangBulan (118)

SILATURAHMI EMHA DENGAN PARA WNI KETURUNAN

Berita dari Tulungagung :

------------------------------------------------------------------------

Sehari empat acara di Malang, Blitar dan Tulungagung, adalah sudah di luar batas. Tapi toh di sela-sela acara di Hotel Regent, Malang, Wonodadi Blitar, STAIN Tulungagung, dan Pondok pengobatan Gus Nachrowi, Tulungagung, Emha masih sempat 'dibajak' 20 pengusaha keturunan Cina.

Dalam pertemuan sekitar 1 jam di sebuah restoran, para pengusaha/pemilik sejumlah bus, pengacara, notaris dan sejumlah pengusaha lainnya, mereka tak mau menyia-nyiakan waktu untuk berdialog dan mengeluhkan adanya sejumlah selebaran yang memfitnah mereka. Baik terkait dengan partai ataupun usaha mereka.

"Ya sudah, yang penting sampeyan semua bekerja dengan baik. Tetap dekat dengan rakyat. Sering berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat. Insya Allah terhindar dari kesalahpahaman," papar Emha. "Tapi bagaimana dengan partai-partai?," tanya Emha balik.

"Wah, kalau kami mendukung semuanya. Diundang peresmian PKB datang, diundang peresmian PAN datang," jawab mereka. (Seteng)

Comments

Anonymous said…
purchase ZtmwZagI [URL=]burberry coat[/URL] , for special offer PeopPtfG [URL= ] [/URL]
Anonymous said…
buy best kODnWRqg [URL=http://www.gucci-onlinestore.tumblr.com/]gucci outlet online[/URL] online cKjLuyPZ [URL=http://www.gucci-onlinestore.tumblr.com/ ] http://www.gucci-onlinestore.tumblr.com/ [/URL]

Popular posts from this blog

KENDURI CINTA SI UDIN (Hal Salah Tujuan dan Skedul 2018)

Salah seorang sesepuh anak-anak saya di Kenduri Cinta Jakarta, Ustadz Noorshofa, bercerita tentang Udin, anak muda Betawi yang tiba-tiba di suatu larut malam dibangunkan dari tidurnya oleh Malaikat Izroil. Lho. Bagaimana si Udin bisa tahu bahwa itu Baginda Izroil? Apakah ia pernah berkenalan sebelumnya? Tidak. Belum. Udin tahu saja. Tahu begitu saja. Apa kau kira yang kau tak tahu pasti tidak benar atau tidak ada. Jangan pikir kehidupan ini sebatas yang kau tahu. Jangan sangka hidup ini hanya sejauh yang kau tahu. Pun jangan simpulkan bahwa pengetahuan hanya segala sesuatu yang kau tampung di memori otakmu. Jangan bersombong diri bahwa yang punya akses untuk tahu hanyalah potensi intelektualmu. Jangan klaim bahwa pori-porimu, sel-sel tubuhmu, atau mata dan telingamu itu sendiri tak memiliki dialektika dengan pengetahuan. Kau menyimpulkan bahwa dirimu adalah kau sendiri, atau kau hanyalah dirimu sendiri. Kalau yang menemui Udin bukan Izroil, kira-kira siapa yang punya ke...

BANI ZAHID VAN KAUMAN

Setetes makna dari Al-Quran bisa menjadi tujuh samudera ilmu bagi kehidupan kita. itu pun, kalau kita syukuri: La adzidannakum, akan Kutambah lagi, kata Allah. Lebih dari itu, tetes ilmu itu dengan kehidupan kita terus 'bekerja' untuk menjadi ilmu demi ilmu lagi. Sungguh Allah membimbing kita untuk menjadi 'arif (mengetahui) dan 'alim (mengerti), bahkan 'amil, pekerja dari pengetahuan dan pengertian dari-Nya itu. Maka, di hari kedua 'kopi Al-Quran', bertamulah ke rumah kontrakan saya seorang tua yang saleh. Bersepeda, memakai sarung, berpeci, sehat dan penuh senyum ceria. Betapa kagetnya saya! Sudah beberapa bulan ini saya straumatik' terhadap setiap tamu: begitu ada 'kulo nuwun' Iangsung saya merasa akan ditodong, dirampok, diperas . Tetapi kedatangan abah tua ini terasa sebagai embun yang menetesi ubun-ubun saya. Sambil rnenyalami beliau, saya bertanyatanya dalam .hati: "Pantaskah saya mendapat kehormatan ditamui seorang yang sampai usia s...

HAK UNTUK TIDAK MATI (Juga untuk Bunuh Diri)

Sebelum bisa kutemukan Iblis untuk kutantang berkelahi, malah salah satu dari diriku yang mempertengkariku. “Apa maksudmu menyimpulkan Bapak Hak Asasi Manusia adalah Iblis?” Aku tidak mau ditekan oleh diriku yang ini. Aku tetap mencoba santai dan tersenyum, sehingga ia sedikit merasa kuremehkan. “Lho kan kamu sendiri yang menyodorkan kesimpulan itu kepadaku”, kataku, “bahwa Hak Asasi Manusia awal mulanya adalah Hak Asasi Iblis” Diriku itu pernah menguraikan kepadaku bahwa Iblislah yang pertama-tama mengklaim hak Tuhan sebagai hak-nya. Tidak logis bahwa Iblis punya hak. Atas dasar apa Iblis merasa punya hak. Iblis tidak punya saham apapun atas eksistensinya. Iblis tidak mampu menciptakan dirinya sendiri. Iblis tidak punya kesanggupan untuk menciptakan sehelai rumput pun, apalagi jagat raya yang dahsyat dan mengagumkan. Iblis hanya diadakan oleh Tuhan. Iblis hanya makhluk yang diselenggarakan oleh Tuhan. Seluruh komponen yang menjadikan ia adalah Iblis bukanlah ciptaan dirinya sendiri, m...